Hasil Final Djarum Indonesia Open 2012

Updare Score Final Djarum Indonesia Open 2012.

Lee Chong Wei Cidera

Lee Chong Wei terancam tidak ikut Olimpiade London.

China Berpesta

Foto Lengkap Tim China di Final Thomas Cup 2012.

Foto Lucu Wang Yihan

Simak kelucuan yang dibuat oleh Wang Yihan di sini

Sisi Cantik Wang Yihan

Siapa yang bilang Wang Yihan itu tidak cantik?.

Tampilkan postingan dengan label Profil Bintang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Profil Bintang. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Juli 2012

Tribute to Lin Dan part 3 : The Best of Lin Dan















Tribute to Lin Dan part 2 : Jumping Smash

Lin Dan Lin Dan of China competes in the Men's Singles Gold Medal Match against Lee Chong Wei of Malaysia held at the Beijing University of Technology Gymnasium during Day 9 of the Beijing 2008 Olympic Games on August 17, 2008 in Beijing, China.
Gaya jumping smash Lin Dan memang terbilang unik dan indah. 


Telapak tangan kiri terbuka lurus dan menghadap ke atas adalah salah satu ciri khas dari jumping smash Lin Dan.


Awalnya tampak seperti Lee Chong Wei yang sedang jumping smash. Tapi karena raket di tangan kiri sudah pasti langsung menerka bahwa ini adalah Lin Dan.



Salah satu aksi jumping smash terbaik Lin Dan. Fotografer memang tahu dimana sudut angel yang pas untuk di foto.



Tampak depan memperlihatkan bahwa tangan kiri Lin Dan ditarik jauh kebelakang, tangan kanan dibuka ke depan sehingga posisi rongga dada terbuka. Ini mengakibatkan pukulannya nanti akan terasa sangat keras. Apalagi dibantu oleh beban tubuh yang akan mengalirkan tenaga ke pukulan nanti.



Lin Dan terkenal dengan Overhead Jumping Smashnya. Dimana posisi cock benar - benar lurus diatas kepala bukannya di depan atas kepala.


Melompat ke udara sambil memperhitungkan momen jatuhnya cock adalah awal dari sebuah jumping smash.


Lin Dan or Simpsons?


Bisa diterka kalau foto ini sudah cukup berumur. Lihat saja Lin Dan masih memakai raket Yonex padahal Lin Dan sendiri sudah lama memakai raket keluaran Li Ning. Salah satunya Li Ning Wood N90.


Lin Dan saat masih muda..tapi yang terlihat lebih ke arah giginya..hehehe


Jumping smash dengan badan condong ke belakang. Pastinya gerakan ini tidak mudah untuk dilakukan..


Kalau di lihat dari gayanya, Lin Dan tidak sedang melakukan jumping smash yang keras tapi lebih ke arah jumping untuk penempatan bola yang tajam dan terukur.


Kebalikan dari gambar diatas. Kali ini Lin Dan memang berniat mengeluarkan jumping smash keras..


Aksi terbaiknya di All England..




Overhead smash... Wuuuzzzzz..


Lin Dan juga terkenal dengan kemampuan badannya yang mampu meliuk kebelakang untuk menjangkau cock.


Smash Lin Dan lebih mengandalkan kekuatan otot pergelangan siku dan tangan. Tapi justru karena teknik inilah Lin Dan bisa menjangkau bola dengan jumping smash meski dengan sudut yang sulit sekalipun.


Pemain Korea yang menjadi lawannya sudah pasti tahu bahwa dia harus selalu waspada jika menghadapi Lin Dan.. termasuk Jumping Smashnya.


Dan...dari semua teknik jumping smashnya ada kesamaan pada daerah bibirnya. hhhmmm..sepertinya pikiran anda sama dengan saya.. :)

Great Jumping Smash by Lin Dan

Selasa, 10 Juli 2012

Tribute to Lin Dan part 1 : Pantang Menyerah

Bisa jadi juara bulutangkis dan dipuja oleh banyak fans dan wanita. Itulah yang dialami oleh Lin Dan. Semua kerja kerasnya sekarang telah berbuah hasil dan tentu saja membuat para pebulutangkis lain iri dengannya. Tapi siapa bilang jadi Lin Dan itu enak?  Hasil yang didapatkannya sekarang tidak didapatkan dengan begitu saja tapi dengan keringat dan kerja keras serta sikap pantang menyerah. Tidak percaya? mari kita lihat buktinya :


Lin dan terkenal dengan sikap pantang menyerahnya. Ia mesti pontang - panting untuk mempertahankan keunggulannya termasuk melompat ke kanan untuk bertahan.


Sekarang melompat ke kiri...


Cukup? tentu saja belum. Harus lompat ke kanan lagi..


Lalu kiri...


Happp..jangan lupa ke depan...

Lin Dan - 2012 Badminton Asia Championships - Day Two
Dan pada akhirnya rasa pening dan lelah mulai merambat dari kaki sampai kepala..

Lin Dan - Olympics Day 9 - Badminton
Beberapa saat kemudian akhirnya tumbang juga..

Lin Dan - Olympics Day 9 - Badminton
1...2...3.. masih belum bangun juga..


4...5...6..?

Lin Dan - Olympics Day 9 - Badminton
7..8..9.. dan akhirnya ia bangkit juga..semangat pantang menyerah sudah terlanjur mendarah daging..

Lin Dan Gold medalist Lin Dan of China poses with his medal after the Men's Singles Gold Medal Match against Lee Chong Wei of Malaysia held at the Beijing University of Technology Gymnasium during Day 9 of the Beijing 2008 Olympic Games on August 17, 2008 in Beijing, China.
Dan semua kerja keras itu mulai tampak membuahkan hasilnya..

Lin Dan - Olympics Day 9 - Badminton
Juara... itulah bayaran yang paling cocok untuk sebuah kerja keras dan pantang menyerah..

Profil Lin Dan - Super Dan





Super Dan adalah julukan yang disematkan oleh Lin Dan. Pebulutangkis yang lahir di Longyan, Fujian 14 Oktober 1983 ini memang diberkahi bakat bulutangkis yang sangat mumpuni. Dengan bakat inilah ia mampu meraih "SUper Grand Slam" dengan syarat sudah memenangkan sembilan gelar penting di dunila bulutangkis seperti Olimpiade, Kejuaraan Dunia, Thomas Cup, Sudirman Cup, All England Open, Super Series Master Finals, Asian Games, dan Kejuaraan Asia. Hebatnya lagi ia memenangkan hampir semua gelar diatas pada umur 28 tahun. Usia emas untuk seorang pebulutangkis.

[Karir]

Lin Dan memulai karirnya di dunia bulutangkis profesional pada tahun 2001 dimana untuk pertama kalinya ia masuk di final di Kejuaraan Dunia Asia meski akhirnya ia dikalahkan oleh rekannya sendiri Xia Xuanze. Lalu untuk pertama kalinya pula ia mendapatkan gelar pertamanya di Kejuaraan Korea Open pada tahun 2002.

Untuk tahun 2003 sepertinya Lin Dan sepertinya masih meraba asa menjadi pebulutangkis terbaik dengan gagal menjadi juara di Indonesia Open, Singapore Open Dan Malaysia Open meski pada akhirnya menjuarai Hongkong Open, Denmark Open dan China Open. Namun pembuktiannya terjadi justru terjadi setahun kemudian dengan ikut serta bersama tim China menjuarai Thomas Cup dan mendapatkan gelar All England sehingga BWF pun menahbiskan Lin Dan sebagai pebulutangkis dengan rangking No. 1 Versi BWF. Belakangan ia disalib oleh Lee Chong Wei sehingga ia harus rela menjadi no.2 BWF. Tapi ditahun 2012 ia merebutnya kembali.


[Kidal]
Seperti tipikal pemain kidal lainnya, pukulan Lin Dan memang agak sulit ditebak arahnya mungkin karena lawannya belum terbiasa melawan pemain kidal. Tapi Lin Dan memang spesial. Pukulannya yang terkesan aneh tapi mujarab dengan kental aroma spekulasi ia mampu mengejutkan lawan - lawannya. Mempunyai Smash keras dan tajam, pukulan overhead yang tidak terduga, drop shot yang halus serta permainan depan net nya yang begitu tipis tentu sudah menjadi senjata andalannya.



Selain mendapatkan keuntungan sebagai pemain kidal, Lin Dan juga terkenal sebagai pemain yang cerdas. Dalam bermain ia selalu menerapkan strategi yang berbeda pada setiap lawannya. Kadang ia bermain lambat yang penuh dengan pukulan rally jika  melawan pemain kelas ringan dan terkadang ia bermain full attack yang ia sambut dengan rentetan pukulan overhead tajam yang terkesan memaksa jika menghadapi musuh yang ia anggap berat untuk dihadapi. Dan... semua itu belum termasuk dengan daya pertahanannya yang luar biasa yang lawan mana pun bisa hilang akal menghadapinya.


[Pemain Paling Kontroversial] 


Lin Dan adalah pemain hebat dan juga penuh kontroversi. Kisah - kisah kontroversi seakan menjadi bumbu penyedap perjalanan karir dari seorang Lin Dan.

- Marah dan berkata kasar dilapangan dengan penuh ucapan makian dalam bahasa ibunya ia lontarkan saat menunjukkan ekspresi kekecewaannya kepada hakim garis pada Kejuaraan Korea Super Series 2008 saat melawan Lee Hyun Ill dimana skor berlangsung kedudukan 20 - 20. Kejadian ini pun berujung pada pelemparan raket Oleh Lin Dan kepada Li Mao yang pada saat itu menjadi pelatih Lee Hyun Ill saat itu. Untungya raket tersebut tidak sampai mencederai siapa pun.

- Bertengkar dengan pelatih sendiri Ji Xinpeng akibat tidak menerima arahan pelatihnya karena dianggap tidak sesuai dengan karakternya. Pertengkaran ini pun menyerempet sampai adu fisik diantara keduanya. Untungnya tidak berlangsunglama karena dihalang oleh teman - teman setimnya. Lin Dan pun merasa bersalah dan meminta maaf.

- Merayakan kemenangan dengan hormat ala Tentara. Hal ini dilakukannya karena Lin Dan sendiri pernah menjadi tentara pada masa mudanya. Namun kemudian ia lebih melanjutkan karirnya dibidang olahraga bulutangkis.

- Pada  di Final All England 2008 dibulan Maret, ia kalah oleh Chen Jin di Final dengan skor 20-22, 23-25, namun kekalahannya itu justru menjadi tuduhan bahwa ia sengaja kalah agar Chen Jin bisa mendapatkan poin untuk bisa ikut kualifikasi Olimpiade.

- Lin Dan melakukan retired pada Kejuaraan Asia 2008, ketika melawan Chen Jin. Dan tentu saja pers menilai Lin Dan lagi - lagi membantu Chen Jin untuk ikut Olimpiade 2008.

- Retired lagi! di Malaysia Terbuka 2011 ia melakukan retired ketika melawan Chen Long sehingga ia melaju ke Semifinal dengan mudah. Namun kali ini membuat Taufik Hidayat sinis, ia mengkritik aksi Lin Dan sebagai Team Order dan tidak bermain Fair Play.

-Lagi - lagi retired! Lin Dan mundur dari Final Singapura Terbuka 2011 dengan alasan sakit flu. Dan Chen Jin pun menang di Kejuaraan ini :(.

Lin Dan (L-R) Silver medalist Lee Chong Wei of Malaysia, gold medalist Lin Dan of China and bronze medalist Chen Jin of China pose with their medals after the Men's Singles Medal Matches held at the Beijing University of Technology Gymnasium during Day 9 of the Beijing 2008 Olympic Games on August 17, 2008 in Beijing, China.
Chen Jin bisa memenangkan perunggu di Olimpiade 2008 juga karena faktor Lin Dan


[Gaya Hidup dan Kisah Cintanya]
Gaya hidup bak selebriti lengkap dengan pakaian modis ala artis ia lakukan karena memang merupakan kesenangan baginya. Tak jarang ia tampil menjadi seorang foto model merek - merek ternanama sehingga semakin mempopulerkan namanya menjadi semakin terkenal.

Lin Dan - Red Carpet at the Laureus World Sports Awards Lin Dan - Previews-2012 Laureus World Sports Awards 

Jika anda susah mendapatkan foto - foto atlet pebulutangkis lainnya bergaya bak foto model namun hal itu tidak bagi Lin Dan. Anda bisa dengan mudahnya mencari foto - fotonya di dunia maya ataupun di majalah olahraga dan lifestyle.



Soal cinta Lin Dan pun termasuk seorang pejuang cinta. Hal itu ia tunjukkan ketika tidak menyerah kala ditolak oleh Xie Xingfang yang juga seorang pebulutangkis china. Perlu diketahui Xie Xingfang adalah senior Lin Dan di Tim China dan ia juga peraih medali perak Olimpiade 2008. Namun karena kegigihan Lin Dan pula lah akhirnya Xie Xinfang luluh dan akhirnya menikah dengan Lin Dan pada tanggal 14 Desember 2010.

Jadi tidak salah jika ada yang menganggapnya sebagai pemain paling lengkap berikut dengan atribut gelarnya.


Nama : Lin Dan
Tempat, Tanggal Lahir: Longyan, Fujian, Cina. Jumat, 14 Oktober 1983
Tinggi : 1,78 cm
Berat Badan : 72 kg
Pegangan Raket : Kiri

Prestasi:
2002: Juara pertama di Korea Open
2003: Juara pertama di Denmark Open, Juara pertama -di Hong Kong Open, Juara pertama di China Open
2004: Juara pertama di Swiss Open, Juara pertama di All England Open, Juara pertama di Denmark Open, Juara pertama di German Open, Juara pertama di China Open
2005: Juara pertama di German Open, Juara pertama di Japan Open, Juara pertama di China Masters, Juara pertama di Hong Kong Open, Juara pertama di World Cup
2006: Juara pertama di All England Open, Juara pertama di Chinese Taipei Open, Juara pertama di Macau Open, Juara pertama di Hong Kong Open, Juara pertama di World Championships, Juara pertama di Japan Open, Juara pertama di World Cup
2007: Juara pertama di Korea Open, Juara pertama di German Open, Juara pertama di All England Open, Juara pertama di China Masters, Juara pertama di World Championships, Juara pertama di Denmark Open, Juara pertama di Hong Kong Open
2008: Juara pertama di Swiss Open, Juara pertama di Thailand Open, Juara pertama di Olympic Games , Juara pertama di China Open
2009: Juara pertama di All England Open, Juara pertama di World Championships, Juara pertama di China Masters, Juara pertama di French Open, Juara pertama di China Open
2010: Juara pertama di Badminton Asia Championships, Juara pertama di China Masters, Juara pertama di Asian Games
2011: Juara pertama di Korea Open, Juara pertama di German Open, Juara pertama di Badminton Asia Championships, Juara pertama di World Championships, Juara pertama di Hong Kong Open, Juara pertama di China Open

Penghargaan:
Nominasi Most Valuable Player (MVP) selama 2010 Asian Games in Guangzhou, Cina
Nominasi 2010 atlet bulu tangkis terbaik di CCTV Sports Personality of the Year (16 Januari 2011)


Foto: berbagai sumber



Minggu, 17 Juni 2012

Apa Kata Lee Yong Dae di Djarum Indonesia Open Super Series Primiere 2012

"Semua perempuan Indonesia cantik-cantik," katanya seraya tersenyum, usai bertanding di Istora Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Sabtu.

"Sebelum bermain, teriakan dari penonton membuat saya lebih percaya diri. Namun pada pertandingan kali ini dukungan sedikit berkurang dibandingkan sebelumnya," ujar pria kelahiran 11 September 1988 itu 



"Bertemu ganda Denmark juga baik. Kami sudah mengenal gaya permainan mereka," ujar Yong Dae. 


"Saya rasanya seperti bermain di Korea karena orang Indonesia banyak yang memberi dukungan. Saya senang sekali," kata Lee seraya tersenyum. 


Aksi - aksi lainnya :








Foto : okezone.com |www.djarumbadminton.com | badmintonlink.com