Hasil Final Djarum Indonesia Open 2012

Updare Score Final Djarum Indonesia Open 2012.

Lee Chong Wei Cidera

Lee Chong Wei terancam tidak ikut Olimpiade London.

China Berpesta

Foto Lengkap Tim China di Final Thomas Cup 2012.

Foto Lucu Wang Yihan

Simak kelucuan yang dibuat oleh Wang Yihan di sini

Sisi Cantik Wang Yihan

Siapa yang bilang Wang Yihan itu tidak cantik?.

Tampilkan postingan dengan label Deskripsi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Deskripsi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Mei 2012

Sejarah Thomas & Uber Cup

Thomas Cups & Uber Cups adalah kejuaraan dunia bulutangkis beregu putra dan putri yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Semula kejuaraan Thomas Cups & Uber Cups digelar terpisah. Namun sejak tahun 1984, kejuaraan bulutangkis ini disatukan.Kejuaraan Thomas Cups pertama kali digelar pada tahun 1948 di Inggris, sedangkan Kejuaraan Uber Cups pertama kali digelar pada tahun 1956 di Inggris.

Nama kejuaraan Thomas Cups ini berasal dari nama “Sir George Alan Thomas”, mantan Presiden IBF dan pemain bulutangkis dari Inggris yang pernah menjadi juara tunggal putra di ajang kompetisi All-England selama empat kali berturut-turut pada tahun 1903-1927.Dan nama kejuaraan Uber Cups ini berasal dari nama pemain putri legendaris Inggris di era 1930-an, “Betty Uber”, yang selama hampir 25 tahun mengarungi jagat bulutangkis internasional.

Dalam sejarahnya, baru ada tiga negara yang pernah merebut piala bergengsi "Thomas Cups" yakni Indonesia, China dan Malaysia.Dan ada empat negara yang pernah merebut piala bergengsi "Uber Cups", yaitu : USA, Jepang, Indonesia dan China. Tim Thomas Cups Indonesia terakhir kali menjadi juara pada tahun 2001, sedangkan tim Uber Cups Indonesia terakhir kali menjadi juara tahun 1996.

Piala Thomas


Piala Thomas adalah Kejuaraan Dunia Bulutangkis Beregu Putra yang diselenggarakan setiap 2 tahun sekali, piala yang memiliki gengsi tertinggi di dunia bulutangkis.


Nama kejuaraan ini berasal dari nama Sir George Alan Thomas, mantan Presiden IBF pertama dan pemain bulutangkis dari Inggris sekaligus pemain legendaris yang telah menjuarai All England sebanyak empat kali berturut-turut antara tahun 1903-1927.

Sir George memberikan IBF sebuah piala hasil karya seorang pengrajin perak bernama Atkin Bros. Piala setinggi 71.1 cm (28 inches) ini bertuliskan “The International Badminton Championship Cup presented to the International Badminton Federation by Sir George Thomas, Bart., 1939“. Di atas mangkuknya terdapat patung kecil atlet bulutangkis.

Berdasarkan sejarahnya, hanya 3 negara yang mampu menjadi memboyong Piala Thomas sejak penyelengaraannya yang pertama tahun 1948. Ketiga negara tersebut adalah Malaysia, Indonesia dan China.
Berdasarkan statistik, China berhasil memboyong Piala Thomas dalam 4 penyelengaraan terakhir, yaitu di Jakarta (2004), Sendai/Tokyo (2006), Jakarta (2008), dan Malaysia (2010).
Sementara Indonesia adalah negara yang paling sering menjuarai Piala Thomas.

Piala Uber



Piala Uber adalah Kejuaraan Dunia Bulutangkis Beregu Putri yang diselenggarakan setiap 2 tahun sekali, piala yang memiliki gengsi tertinggi di dunia bulutangkis.


Pada awalnya Piala Uber diselenggarakan setiap 3 tahun sekali, berbeda dengan Piala Thomas. Namun sejak tahun 1984 Piala Uber selalu dilaksanakan bersamaan dengan Piala Thomas.
Piala Uber didapat dari nama pemain legendaris Bulu Tangkis dari Inggris yaitu Betty Uber. Bentuk Piala Uber berbentuk bola dunia yang pada bagian atasnya terdapat patung pemain bulutangkis wanita yang sedang mengayunkan raket.


Piala ini juga terbuat dari perak dengan tinggi kurang lebih 45.7 cm (18 inches) dan dibuat oleh Messrs Mappin & Webb di London. Berdasarkan statistik, China berhasil memboyong Piala Uber 6 kali dalam 7 penyelengaraan terakhir, yaitu di Hongkong (1998), Kuala Lumpur (2000), Guang Zhou (2001-2002), Jakarta (2004), Sendai/Tokyo (2006), dan Jakarta (2008). Korea berhasil mematahkan tradisi China di tahun 2010.


Statistik Kejuaraan :






Referensi : www.mnctv.com



Kamis, 15 Maret 2012

Istilah Lengkap Kamus Bulutangkis / Badminton




Alley : Area yang berukuran 1,5 kaki disebelah kiri dan kanan lapangan bulutangkis untuk permainan
Atack : Posisi dalam sedang melakukan pukulan serangan. 
Backhand : Pukulan yang dilepaskan dengan posisi dada menghadap kebelakang dan punggung tangan menghadap ke depan. Pukulan ini menjadi trandmark dari Taufik Hidayat.
Backhand Smash : Pukulan Backhand yang dilakukan dengan keras dan menukik.
Backhand Dropshot : Pukulan backhand yang pelan dan menjatuhkan shutllecock di dekat net lawan.
Back Alley : Area antar garis batas belakang dengan garis service panjang untuk permainan double.
Backcourt : Area lapangan yang berada di garis batas belakang.
Balk atau Feint : Setiap gerakan tipuan yang mengecoh lawan sebelum atau selama service.
Baseline  : Garis batas belakang di akhir lapangan, sejajar dengan net.
Carry atau  thow : Taktik yang tidak sah dimana pemain melempar raket selama melakukan pukulan.
Center or Base Position :  Posisi tengah lapangan untuk pemain tunggal untuk kembali setiap pengembalian shuttlecock.
Center Line  : Garis tengah yang membagi lapangan menjadi dua bagian service kiri dan kanan.
Clear : Pukulan tepat dan jitu di garis batas belakang lawan.
Court : Lapangan badminton yang dibatasi garis batas luar.
Cross Backhand : Pukulan backhand silang.
Cross Dropshot : Pukulan pelan silang yang pelan cepat didepan net lawan.
Deuce : Posisi angka sama saat kedudukan seharusnya pada posisi set point atau game point sehingga harus mencari selisih 2 point lagi.
Cross Smash : Pukulan yang keras dan cepat dengan arah silang.
Defence : Posisi bertahan untuk mengembalikan serangan dari lawan.
Double : Sebuah pertandingan di mana ada dua pemain di masing-masing sisi yang berlawanan.
Drive : Pukulan cepat dan rendah yang membuat shuttlecock meluncur horisontal diatas net.
Drop atau dropshot : Pukulan pelan shuttlecock yang jatuh cepat didepan net lawan.
Fault : Kesalahan aturan main, baik melakukan service, penerimaan atau selama permainan.
Forecourt : Area lapangan depan, antara net dan garis service pendek.
Game Point : Angka terakhir yang diperlukan oleh satu pemain untuk menyelesaikan satu pertandingan.
Hairpin Net Shot : Pukulan bawah dan sangat dekat dengan net pada saat shuttlecock naik, dan jatuh tepat dilapangan lawan.
Halfcourt Shot : Pukulan rendah di tengah lapangan, efektif digunakan untuk permainan double melawan formasi up-and-back.
Jumping Backhand Smash : Pukulan backhand sambil melompat. Pukulan yang jarang dilakukan oleh pemain manapun kecuali Taufik Hidayat.
Jumping Smash : Pukulan Smash keras yang dilakukan sambil melompat tinggi. Pukulan ini menjadi ciri khas Liem Swe King dan Hariyanto Arbi.
Jumping Dropshot : Pukulan Dropshot yang dilakukan sambil melompat.
Kill atau putaway : Pukulan cepat dan rendah yang tidak dapat dikembalikan oleh lawan.
Let : Pemberhentian sah selama permainan yang mengizinkan permainan diulangi.
Linesmen : Hakim garis yang bertugas menyatakan apakah shuttlecock jatuh di dalam atau di luar lapangan.
Long Service Line : Garis batas belakang dalam permainan single. Garis 2,5 kaki di dalam garis belakang dalam permainan double, dimana serving tidak boleh melewati garis ini.
Match : Kontes dasar dalam Bulutangkis antara sisi yang berlawanan masing-masing satu atau dua pemain.
Match Point : Angka terakhir yang telah didapatkan oleh salah satu pemain atau pasangan pemain untuk memenangi satu pertandingan.
Midcourt : Sepertiga dari lapangan, setengah antara net dan garis batas belakang.
Net Shot : pukulan didepan net yang jatuh cepat dilapangan lawan.
Overhead : Pukulan kepada shuttlecock yang dilakukan dengan posisi raket berada di atas kepala. Lin Dan Tercatat sebagai pemain yang ahli dalam pukulan ini.
Player : Setiap orang bermain Bulutangkis.
Push Shot : pukulan pelan dengan mendorong shuttlecock dengan gerakan pergelangan tangan, biasanya dari net atau tengah lapangan ke tengah lapangan lawan.
Rally : Sebuah urutan satu atau lebih stroke dimulai dengan layanan ini, sampai permainan  berhenti dan menghasilkan point.
Receiving side : Sisi yang berlawanan sisi melayani servis.
Rubber Set : Keadaan ketika skor set masing- masing seri, maka dilakukan set ke 3 sebagai penentuan set.
Service : Pukulan pertama dalam setiap memulai rally untuk mencari point.
Serving side : Sisi memiliki hak untuk servis.
Service Return : Pukulan bermaksud untuk pengembalian service.
Service Judge : Hakim keabsahan servis pemain, duduk dikursi di seberang lapang chair umpire.
Set Point : Berakhirnya sebuat set atau 1 kali permainan.
Shuttelcock : Bola yang dipakai dalam permainan bulutangkis.
Straight Set : Pertandingan yang langsung selesai dalam dua set langsung.
Smash : Pukulah Forehand yang keras dan cepat.
Single : Sebuah pertandingan di mana ada satu pemain di masing-masing sisi yang berlawanan.
Stroke : Gerakan raket pemain dengan niat untuk memukul shuttle.
double.
Trickshot : Pukulan tipuan untuk mengecoh lawan. Peter Gade sering menggunakan teknik ini untuk menipu lawan.

Referensi :
- bwfbadminton.org
- forum.pbdjarum.org




Minggu, 11 Maret 2012

Dari Raket, Suttlecock hingga Lapangan

Untuk bisa memainkan olahraga bulutangkis, kita juga harus mengetahui alat - alat yang harus digunakan untuk bisa memainkan olahraga ini. Jadi meskipun anda seorang pemula atau pemain berpengalaman secara otodidak, hal - hal seperti ini akan sangat berguna karena dampaknya  bagi anda akan sangat terasa saat bermain dan juga anda dapat terhindar dari rasa malu (apabila ada yang bertanya tapi anda malah tidak tahu).

Untuk mengetahuinya, berikut penjelasannya :

1. Raket / Rackuet :

Adalah alat yang digunakan untuk memukul bola (shuttlecock), bentuknya hampir sama dengan raket tenis tapi dengan ukuran lebih kecil dan lebih ringan. Terdiri dari gagang (grip) untuk tempat memegang, batang raket, head (garis lingkar atau kepala raket) dan senar.

2. Shuttlecock (cock) / birdie / bola

Bola ini bentuknya sangat unik dan tidak dijumpai di olahraga lain. Bentuknya seperti kerucut terbalik dengan ujung yang tumpul. bagian ujung dari gabus dan bagian atas terdiri dari bulu angsa atau bulu bebek.

3. Sepatu

Sepatu merupakan hal wajib bagi hampir semua cabang olahraga. Untuk Bulutangkis, sepatu yang digunakan harus memiliki sol yang punya daya cengkram yang kuat dan enak dipakai untuk melompat dan bergerak cepat.

4. Kaos Kaki
Ini adalah pasangan dari sepatu. Sangat disarankan memakai alat ini jika juga memakai sepatu agar kaki anda tidak lecet dan berair.

5. Net

Net berupa jala - jala yang digunakan sebagai halang rintang untuk membatasi daerah lapangan antara daerah kawan dan daerah lawan. Panjang dan tingginya harus sesuai dengan standar yang ada.

6.Pakaian
Pakaian yang untuk olahraga bulutangkis tidak terlalu menuntut harus bagus, yang penting enak dipakai, ringan dan dingin. Biasanya terdiri dari baju lengan pendek dan celana pendek yang lentur.

7. Dekker

Berupa alat penyangga untuk tangan,lutut maupun kaki yang berguna untuk melindungi dari benturan atau pun gerakan yang mengakibatkan cedera atau bisa juga untuk menyerap keringat. Taufik Hidayat sering menggunakan alat ini dalam setiap pertandingannya.

8. Lapangan / court

Adalah tempat untuk bermain yang berbentuk persegi panjang dengan lantai datar dan tidak licin, dengan garis - garis palang untuk menandai batas daerah. Lapangan bisa indoor (dalam ruangan) ataupun outdoor (luar ruangan). Tapi disarankan lebih baik gunakan lapangan indoor untuk menghindari efek angin, terik matahari ataupun hujan yang mengganggu permainan.

Tag :
- Perlengkapan Badminton
- Peralatan Bulutangkis
- Defenisi Lapangan
- Apa Itu Raket Badminton
- Defenisi Dekker
- Memilih Sepatu Yang Bagus Untuk Badminton

Jumat, 02 Maret 2012

Apa itu Bulutangkis? (Tak Kenal Maka Tak Sayang)




Untuk bisa memahami permainan bulutangkis tidak ada salahnya jika kita menyempatkan waktu untuk lebih mengenal olahraga bulutangkis itu sendiri.

Bulutangkis atau bahasa internasionalnya sih dikenal istilah badminton (waktu dulu sekali malah dikenal dengan nama battledore) adalah olahraga sangat membutuhkan ketangkasan pemainnya buat yang mengejar dan memukul shuttlecock (bola bulutangkis) yang terbuat dari gabus dan bulu dengan menggunakan raket bulutangkis sehingga mampu menyeberangi net dan jatuh ke daerah lapangan lawan sehingga lawan tidak bisa mengembalikannya. Pemain atau pasangan pemain akan diberi skor setiap kali mampu melakukan hal tersebut.

<-- Sejarah bulutangkis -->



Sejarah bulutangkis dapat ditelusuri kembali banyak ke permainan battledore dan shuttlecock yang dimainkan di Yunani kuno lebih dari 2000 tahun yang lalu. Permainan kita semua tahu sebagai bulu tangkis dimulai pada abad ke-19 (1870) dan diberi nama oleh Duke of Beaufort setelah Badminton House di Gloucestershire1. Federasi Bulutangkis Internasional sekarang memiliki basis di Gloucestershire.

Di Inggris ada telah lama menjadi permainan anak-anak dikenal sebagai "penggilas adonan dan shuttlecock". Pemain digunakan dayung, yang disebut penggilas adonan, untuk menjaga gabus diisi dengan bulu, yang disebut sebuah kok, di udara selama mungkin. Game ini telah populer sejak abad pertengahan. Versi modern telah bermigrasi entah bagaimana ke India dan kemudian kembali lagi.

Inggris memainkan aturan bulutangkis sama seperti India sampai 1887. Bath Bulutangkis Klub standar aturan dan peraturan, membuat permainan lebih cenderung ke arah ide-ide Inggris tentang bagaimana permainan harus dimainkan. Asosiasi Bulutangkis Inggris diterbitkan set pertama aturan sesuai dengan peraturan baru pada tahun 1893 dan secara resmi meluncurkan permainan Bulutangkis. All England Buka Kejuaraan Bulutangkis dimulai pada 1899 dan adalah kompetisi bulutangkis pertama di dunia.
Pada tahun 1934 Federasi Bulutangkis Internasional (IBF), yang sekarang dikenal sebagai Badminton World Federation, didirikan. Inggris, Perancis, Kanada, Denmark, Belanda, Selandia Baru, Irlandia, Skotlandia dan Wales adalah anggota pertama. Pada tahun 1936 India bergabung sebagai afiliasi. Secara global Badminton World Federation (BWF) mengatur dan mempromosikan olahraga.


<-- Riwayat singkat berdirinya Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) -->

Pada jaman penjajahan dahulu, ada perkumpulan-perkumpulan bulutangkis di Indonesia yang bergerak sendiri-sendiri tanpa satu tujuan dan satu cita-cita perjuangan di alam negara merdeka, memang tidak bisa dibiarkan berlangsung terus.Harus diusahakan satu organisasi secara nasional, sebagai organisasi pemersatu.

Untuk menempuh jalan menuju satu wadah organisasi maka cara yang paling tepat adalah mempertemukan tokoh perbulutangkisan dalam satu kongres. Pada saat itu memang agak sulit untuk berkomunikasi antara satu daerah dengan daerah lainnya. Satu-satunya yang bisa ditempuh adalah lingkungan pulau jawa saja. Itupun bisa ditempuh setelah terbentuknya PORI ( Persatuan Olah Raga Replubik Indonesia ).

Usaha yang dilakukan oleh Sudirman Cs dengan melalui perantara surat yang intinya mengajak mereka untuk mendirikan PBSI membawakan hasil. Maka dalam suatu pertemuan tanggal 5 Mei 1951 di Bandung lahirlah PBSI ( Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia ) dan pertemuan tersebut dicatat sebagai kongres pertama PBSI. Dengan ketua umumnya A. Rochdi Partaatmadja, ketua I : Soedirman, Ketua II : Tri Tjondrokoesoemo, Sekretaris I : Amir, Sekretaris II : E. Soemantri, Bendahara I : Rachim, Bendahara II : Liem Soei Liong.

Dengan adanya kepengurusan tingkat pusat itu maka kepengurusan di tingkat daerah / propinsi otomatis menjadi cabang yang berubah menjadi Pengda ( Pengurus Dareah ) sedangkan Pengcab ( Pengurus Cabang ) adalah nama yang diberikan kepada kepengurusan ditingkat kotamadya / kabupaten. Hingga akhir bulan Agustus 1977 ada 26 Pengda di seluruh Indonesia ( kecuali Propinsi TImor-Timur ) dan sebanyak 224 Pengcab, sedangkan jumlah perkumpulan yang menjadi anggota PBSI diperkirakan 2000 perkumpulan.


Arti dari lambang PBSI, adalah sebagai berikut :

1. Terdiri dari 5 warna yang mempunyai arti, antara lain :
- Kuning : Simbul kejayaan
- Hijau : Kesejahteraan dan kemakmuran
- Hitam : Kesetiaan dan kekal
- Merah : Keberanian
- Putih : Kejujuran

2. Gambar Kapas : Berjumlah 17 biji yaitu melambangkan angka keramat ( hari proklamasi ).

3. Gambar Shuttlecock : Dengan delapan bulu, melambangkan 8 ( agustus )

4. Huruf PBSI : terdiri dari 4 dihubungkan dengan gambar ½ lingkaran sebanyak 5 biji berwarna merah dibawah shuttlecock, melambangkan tahun 1945.

5. Gambar Padi : sebanyak 51 butir yang melambangkan hari lahirnya PBSI yaitu tahun tanggal 5 Mei 1951.

6. Gambar Perisai : Adalah simbul ketahanan, keuletan, rendah diri tapi ulet, kuat dan tekun.

Referensi :

http://pb-pbsi.org/
http://www.officialbadminton.com/



Tag: badminton; bulutangkis; raket; shuttlecock; tips; lapangan bulutangkis; pbsi; sejarah badminton; sejarah pbsi; deskripsi bulutangkis; defenisi badminton; logo pbsi; sepatu; net; dekker; pakaian bulutangkis;