Hasil Final Djarum Indonesia Open 2012

Updare Score Final Djarum Indonesia Open 2012.

Lee Chong Wei Cidera

Lee Chong Wei terancam tidak ikut Olimpiade London.

China Berpesta

Foto Lengkap Tim China di Final Thomas Cup 2012.

Foto Lucu Wang Yihan

Simak kelucuan yang dibuat oleh Wang Yihan di sini

Sisi Cantik Wang Yihan

Siapa yang bilang Wang Yihan itu tidak cantik?.

Minggu, 27 Mei 2012

Sampai Kapan, Super Dan?


AFP/Liu Jin
Wuhan - Di umur 28 tahun Lin Dan sudah mendapat semua yang bisa dia raih sebagai seorang pebulutangkias. Masih di usia emas, Super Dan mulai memikirkan kapan akan berhenti memperkuat China.

Menyusul sukses China mempertahankan Piala Thomas, Lin Dan total sudah lima kali mengangkat piala lambang supremasi beregu putra tersebut. Itu cuma salah satu raihan hebat yang dia punya karena total sudah 49 gelar dia menangi sebagai pemain tungal.

Pria kelahiran Longyan, Fujian, China, 14 Oktober 1983 itu juga sudah empat kali jadi juara dunia. Itu belum termasuk masing-masing satu emas Asian Games dan Olimpiade nomor tunggal putra plus juara Asia 2010 dan 2011.

Meski saat ini masih kalah dari Lee Chong Wei di rangking dunia, Lin Dan tetap dianggap sebagai salah satu yang terbaik di jagad bulu tangkis dalam tujuh tahun terakhir. Telah menjadi bintang sejak masih berusia muda, Lin Dan tak tahu hingga kapan dia akan terus membela timnya.

"Setiap pemain terus berkembang seiring waktu. Saya tak tahu berapa kali lagi bisa tampil di Piala Thomas seperti ini. Seperti Anda tahu, Taufik (Hidayat) sudah memutuskan untuk berhenti (membela tim Thomas Indonesia) tahun ini," sahut Lin Dan dalam konferensi pers usai China mengalahkan Korea Selatan 3-0 di Wuhan Gymnasium Sport Center, Wuhan, Minggu (27/5/2012).

Tak diketahui apakah ini berarti Lin Dan tak akan memperkuat Tim Thomas China di penyelenggaraan 2014. Saat itu usia Lin Dan akan menyentuh angka 30, tidak lagi muda untuk ukuran seorang pebulutangkis.

"Dalam tiga bulan ke depan ada Olimpiade, saya ingin tampil bagus di sana. Selain itu ada juga Thailand dan Indonesia terbuka," lanjut Lin Dan menyoal target jangka pendeknya.

Di kesempatan yang sama, Lin Dan juga menekankan pentingnya buat seluruh tim memberikan kesempatan buat pemain muda unjuk kemampuan. Karena hanya dengan begitulah bulutangkis dunia disebutnya akan terus berjalan.

"Pertandingan yang menurut saya paling impresif di sepanjang turnamen ini adalah menghadapi Malaysia di fase grup, saya menghadapi pemain muda (Liew Daren). Pemain muda butuh pengalaman dan jam terbang. Harus diberi banyak kesempatan bermain agar pemain muda itu bisa melanjutkan bulutangkis," tuntas dia.

Korea Anggap Tim Thomas China Terlalu Kuat



Lee Hyun-Il (AFP/Liu Jin)

Wuhan - Korea Selatan bahkan gagal mencuri set saat menghadapi China di final Piala Thomas 2012. Sudah mencoba memberikan yang terbaik, Korea mengakui kalau lawannya terlalu kuat.

Berturut-turut Lee Hyun Il, ganda Lee Yong Dae/Kim Sa Rang serta Shon Wan Ho dipaksa bertekuk lutut oleh pebulutangkis-pebulutangkis China. Dalam laga final yang dilangsungkan di Wuhan Gymnasium Sports Center, Wuhan, Minggu (27/5/2012), mereka menyerah 0-3 dari tuan rumah.

Dari tiga partai yang digelar, Korea bahkan sama sekali tak mampu memenangi satu set pun. Diakui pelatih tim Thomas Korea, China begitu meraja.

"Kami sudah coba yang terbaik, tapi China terlalu kuat dan kami akhirnya kalah," tturut Sung Han Kook melalui penerjemah dalam konferensi pers yang digelar usai pertandingan, yang diikuti pula wartawan detiksport Doni Wahyudi dan Femi Diah.

Meski kalah telak, Sung Han Kook menyimpan optimisme pada potensi yang dipunyai negaranya di cabang ini. Terutama di nomor ganda putra, dia yakin pemain-pemainnya bisa bersaing dengan ganda China di Olimpiade 2012.

"Kami pulang dengan mendapat bekal bagus untuk laga-laga selanjutnya. (Ganda putra) China sangat kuat, mereka tak terkalahkan sepanjang musim ini. Tapi jika (pemain kami) terus berkembang, kami akan bisa berkompetisi dengan China di Olimpiade nanti," tuntas sang pelatih.

Juara 5 Kali Berturut-turut, China Kini Bertekad Lampaui Indonesia


AFP/Liu Jin


Wuhan - Jadi juara Piala Thomas 2012 membuat China menyamai sebuah rekor yang sebelumnya cuma dimiliki Indonesia. Tak puas dengan itu, mereka bertekad berjalan di depan sendirian.

Sebelumnya, cuma Indonesia yang bisa meraih Piala Thomas lima kali berturut-turut, dari 1994 sampai 2002 untuk turnamen dua tahunan itu.

Namun, menyusul kemenangan atas Korea beberapa jam lalu, China kini punya catatan serupa. Lin Dan dkk menjadi jawara turnamen lambang supremasi beregu putra itu sejak 2004 dan tak terputus hingga 2012.

"Sebelum tahun 1990-an kami pernah jadi juara tiga kali beruntun. Butuh 10 tahun buat kami meraih ini. Kami belajar dari Indonesia," sahut pelatih tim Thomas China, Li Yongbo, dalam konferensi pers usai pertandingan di Wuhan Gymnasium Sport Center, Wuhan, Minggu (27/5/2012).

Tak ingin berhenti di situ, China berambisi menorehkan rekor baru. Li Yongbo menargetkan timnya bisa kembali mempertahankan gelar dua tahun dari sekarang.

"Kami ingin melampaui Indonesia dua tahun lagi. Buat kami menyamai dan melebihi Indonesia adalah dua hal berbeda," tuntas dia

Fans China: Salam untuk Taufik, Ya


Hsiu Mei, mengidolakan Taufik Hidayat. (detiksport/Doni)

Wuhan - Sudah sangat lama bendera Merah Putih tak berkibar di ajang bulutangkis beregu dunia. Tapi buat penggila tepok bulu di China, nama Taufik Hidayat sudah terlanjur melekat kuat sebagai salah satu yang terbaik.

Betapa Taufik meninggakan kesan kuat buat pencinta bulutangkis di China terlihat jelas dari tanggapan beberapa fans dan relawan yang detikSport temui di Wuhan Sports Gymnasium Center, Wuhan, China.

"Indonesia? Waaa...Baru beberapa hari lalu saya berfoto dengannya. Saya juga mendapat tanda tangan dia," ujar salah seorang relawan yang mengantardetikSport ke media center beberapa hari lalu.

"Tentu saja tahu, saya penggemar bukutangkis. Selain Lin Dan, dia adalah pemain badminton favorit saya," lanjut mahasiswi berusia 20 tahun itu.

Bukan cuma tahu, seorang fans yang ditemui di sela-sela babak final Piala Uber malah mengaku sudah lama mengikuti karier Taufik sebagai pebulutangkis. Dia malah mempertanyakan alasan kenapa Taufik tampil tak maksimal di pertandingan menghadapi Jepang dan Indonesia akhirnya tersingkir.

"Dia tak bermain seperti sebelumnya. Tidak bertenaga. Anda tahu kenapa," seorang fans China bernama Wuzixu balik bertanya.

"Dari Indonesia? Sayang sekali tim Anda sudah kalah. Tapi bisakah Anda sampaikan salam saya buat Taufik," seloroh Hsiu Mei, gadis muda yang menjaga toko official merchandise di Wuhan Sports Gymnasium Center, sambil tersenyum.

Regenerasi Berjalan, China Yakin akan Terus Berjaya


AFP/Liu Jin
Wuhan - Sukses China meraih Piala Thomas 2012 tak lepas dari regenerasi yang terus berjalan di skuad mereka. Pelatih Li Yongbo menekankan besarnya kontribusi pemain senior dan muda dalam timnya.

China baru saja sukses menjuarai Piala Thomas untuk kali kesembilan. Dalam pertandingan final yang dilangsungkan di Wuhan Sports Gymnasium Center, Wuhan, China, Minggu (27/5/2012), Lin Dan dkk memetik kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0 atas Korea Selatan.
Dalam konferensi pers usai pertandingan yang juga diikuti wartawan detiksportDoni Wahyudi dan Femi Diah, Li Yongbo menyanjung pemain dan seluruh timnya atas performa mantap yang dipertunjukkan sepanjang turnamen.

Sukses itu disebutnya tak bisa dilepaskan dari kombinasi antara pemain senior dan berpengalaman seperti Lin Dan serta ganda Fu Haifeng/Cai Yun dengan darah muda seperti Chen Long (23 tahun).

"Seluruh pemain dan tim bermain bagus. Lin Dan serta Fu Haifeng/Cai Yun sudah main berkali-kali di Piala Thomas. Itu membuat pemain muda kami bisa belajar dari mereka dengan sangat baik," sahut Li Yongbo di depan wartawan.

Dengan regenerasi yang terus berjalan di tim China, Li Yongbo yakin kalau dominasi China di bulungkis dunia masih akan bertahan.

"Pemain muda kami sudah menunjukkan performa yang bagus. Mereka punya masa depan yang bagus sebagai pemain muda," lanjut Li Yongbo.

Source : http://sport.detik.com/read/2012/05/27/180534/1925860/79/regenerasi-berjalan-china-yakin-akan-terus-berjaya?s99220169

China Juga Menangi Piala Thomas


Lin Dan (AFP/Liu Jin)
Wuhan - Setelah tim putrinya menjuarai Piala Uber, tim putra China juga berhasil memenangi Piala Thomas yang dihelat di kandang mereka. Di final Lin Dan dkk. menundukkan Korea Selatan 3-0.

Pada pertandingan terakhir di Wuhan Gymnasium Center, Wuhan, Minggu (27/5/2012), China bahkan tidak kehilangan set dari tiga wakilnya yang turun.

Lin Dan yang menjadi pemain tunggal pertama berhasil mengalahkan Lee Hyun Il dengan 21-14 21-17 dalam waktu 54 menit.

Kemudian, ganda putra nomor satu dunia, Fu Haifeng/Cai Yun, juga menang straight set atas lawannya, Lee Yong Dae/Kim Sa Rang, dengan 21-16 25-23, dalam waktu satu jam kurang tujuh menit.

Tunggal kedua Chen Long memastikan kemenangan China setelah mengalahkan Shon Wan Ho dengan 21-9 21-13, juga dalam waktu 50-an menit, tepatnya 52 menit.

Ini adalah kali kesembilan China menjuarai Piala Thomas, atau yang kelima berturut-turut, menyamai rekor Indonesia sewaktu menguasai turnamen dua tahun ini sebanyak lima kali tanpa jeda, dari edisi 1994 sampai 2002.

Sehari sebelumnya, China juga menjuarai Piala Uber setelah juga menundukkan Korea Selatan dengan skor 3-0. Ketika menjadi tuan rumah pula di Guangzhou pada tahun 2002, China cuma juara di Uber, tapi tim Thomas mereka dikandaskan Malaysia di semifinal.

Sabtu, 26 Mei 2012

Tips Bulutangkis : Backhand Low Service


Setelah Forehand Low Service, kini saatnya membahas Backhand Low Service. Teknik ini digunakan dalam pertandingan single maupun double. Teknik pukulan ini sangat menjanjikan pukulan rendah tipis diatas net, tapi itu bila anda sudah sangat menguasainya. Jadi kalau cock sudah terbang tipis diatas net maka lawan pun bisa kebingungan mengembalikannya apakah akan di pukul datar tapi takut menyangkut di net atau di pukul ke atas tapi resiko di smash oleh kita.

Jika anda mengikuti perkembangan olahraga bulutangkis, maka anda pasti ingat bagaimana pada pertandingan single waktu jaman dulu (tahun 2000 ke bawah)yang sering melakukan Forehand High Service tapi sekarang malah lebih sering melakukan Backhand Low Service. Itu karena perkembangan kemampuan pemain bulutangkis dalam mengatasi bola - bola atas hingga mampu di smash tapi itu akan beda halnya jika diberikan bola - bola datar dan tipis diatas net.

PERSIAPAN
1.Sikap dapat bervariasi, tetapi yang paling umum adalah dengan raket di depan badan.
2. Berdirilah didekat garis 'T' jika bermain ganda, dan di agak ke tengah lapangan jika bermain Single.
3. Menggunakan pegangan raket backhand.
4. Rentangkan kedepan tangan yang memegang cock.

LATIHAN
1. Berdirilah dengan posisi siap memukul dan tentukan kemana arah cock akan dipukul.
2. Pukullah cock dengan pukulan dorongan datar yang mengakibatkan cock terbang tipis diatas net.
3. Setelah memukul, maka angkatlah raket anda diatas kepala sehingga lebih siap untuk memukul jika cock datangnya tanggung.

PERHATIKAN
1. Posisi berdiri pada single dan double berbeda untuk teknik Backhand Low Service. Jika Single berdiri di tengah lapangan tapi kalau Double berdiri didekat garis 'T'.
2. Teknik pegangannya pun berdeda. Jika Single pegangan raket, posisi tangan berada diujung luar raket maka pada permainan double posisi tangan lebih kearah dalam raket. Hal ini dilakukan untuk lebih meningkatkan akselerasi pergerakan raket.

Referensi : youtube.com - CE1M7V7